Lensa Pos NTB, Kota Bima – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Asakota, Kota Bima, melaksanakan program “KUA Masuk Sekolah” sebagai upaya pembinaan kerohanian bagi peserta didik di berbagai jenjang pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat di sekolah-sekolah yang menjadi sasaran program.
Pada jenjang Sekolah Dasar (SD), pembinaan difokuskan pada penanaman adab dan akhlak kepada orang tua dan guru, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, pada jenjang SMP dan SMA, materi pembinaan diarahkan pada pencegahan pernikahan dini, termasuk pemahaman terhadap dampak negatifnya serta berbagai penyakit sosial yang dapat mengancam masa depan generasi muda.
Sepanjang tahun 2025, KUA Asakota telah menuntaskan pembinaan kerohanian di sejumlah sekolah. Memasuki tahun 2026, program ini akan difokuskan secara lebih intensif pada tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam membentengi pelajar dari pengaruh negatif lingkungan.
Pembinaan kerohanian tersebut dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam ASN dan Penyuluh PPPK KUA Kecamatan Asakota, yang secara aktif turun langsung ke sekolah-sekolah setiap hari Jumat untuk memberikan bimbingan, edukasi, dan pendampingan keagamaan.
Kepala KUA Kecamatan Asakota, Muhammad, S.Ag, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian di kalangan pelajar sangat penting untuk membentuk karakter dan akhlak mulia sejak dini.
“Pembinaan kerohanian ini penting dilakukan di kalangan pelajar agar mereka memiliki akhlak yang baik, pemahaman agama yang kuat, serta mampu menjauhi berbagai perilaku menyimpang,” ujarnya.
Melalui program KUA Masuk Sekolah yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat, KUA Asakota berharap dapat berkontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang religius dan membentuk generasi muda yang beriman, berakhlak, dan bertanggung jawab. (LP.NTB/01)







