Viral, Anggota DPD RI La Ode Umar Bonte Soroti Pengelolaan MBG: “Semua Menipu Presiden”

Lensa Pos NTB – Pernyataan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), La Ode Umar Bonte, viral di media sosial usai menyoroti pengelolaan program MBG. Dalam cuplikan video yang beredar, ia melontarkan kritik tajam terhadap pengelola program tersebut, bahkan menyebut adanya dugaan mark up menu makanan.

Dalam video yang diunggah di berbagai platform media sosial, La Ode menyatakan bahwa persoalan dalam pengelolaan MBG dinilai serius dan perlu mendapat perhatian langsung dari pemerintah.

“Sebenarnya yang jahat dalam pengelolaan MBG ini adalah seluruh pengelola MBG, mulai dari Badan Gizi Nasional (BGN) sampai ke bawah. Semua menipu presiden. Ini sebetulnya program yang sangat mulia, memberi makan kepada anak sekolah, tetapi apa? Menunya dikorupsi, masuk akal atau tidak?” ujarnya dalam cuplikan video tersebut.

Ia mencontohkan menu MBG yang menurutnya tidak wajar dari segi harga dan kualitas.
“Menu MBG pisang satu biji, kelengkeng satu biji dan roti, harganya berapa ini? Jadi saya pikir untuk melakukan penertiban dalam menu MBG ini pihak kepolisian harus turun, harus melakukan penangkapan terhadap mereka yang mark up menu MBG,” lanjutnya.

Menurut La Ode, dugaan penyimpangan anggaran dalam program tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Ia mendesak agar dilakukan proses hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Ini harus dilakukan proses hukum, tidak bisa didiamkan. Ini tidak bisa dibiarkan, suatu saat rakyat pasti marah. Bapak Presiden harus segera melakukan evaluasi terhadap seluruh pengelola MBG di seluruh Indonesia. Jangan sampai MBG jadi bahan olok-olokan rakyat. Apa tidak memalukan itu? Ini program utama presiden dan menghabiskan biaya triliunan,” tegasnya.

Program MBG sendiri sebelumnya digadang-gadang sebagai salah satu program prioritas pemerintah dalam upaya meningkatkan asupan gizi anak sekolah. Namun, beredarnya video tersebut memicu perdebatan publik mengenai transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran program.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola MBG maupun instansi terkait mengenai tudingan yang disampaikan oleh La Ode Umar Bonte. (TIM)

Pos terkait

banner 468x60