Mataram, Lensa Pos NTB – Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Nusa Tenggara Barat, Dr. Raihan Anwar, secara resmi membuka Technical Meeting Cabang Olahraga Catur Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Balai Latihan Koperasi (Balatkop) NTB, Minggu malam (12/7/2026).
Technical meeting dihadiri oleh perwakilan Cabor Catur dari 10 kabupaten/kota se-NTB, yakni Kabupaten Lombok Utara, Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima.
Dalam sambutannya, Dr. Raihan Anwar menegaskan bahwa technical meeting merupakan tahapan penting untuk menyamakan persepsi seluruh peserta terhadap regulasi dan teknis pertandingan, sehingga pelaksanaan cabang olahraga catur pada Porprov NTB XII dapat berjalan lancar, tertib, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Ia berharap seluruh atlet, pelatih, official, wasit, dan panitia dapat bersama-sama menjaga integritas pertandingan serta menampilkan kemampuan terbaik selama kompetisi berlangsung.”Hasil Porprov NTB XII ini akan menjadi referensi penting bagi Pengprov Percasi NTB dalam melakukan pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Karena itu saya berharap seluruh atlet bertanding secara maksimal dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Raihan Anwar.Menurutnya, Porprov bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi momentum untuk menjaring atlet-atlet potensial yang akan dipersiapkan membawa nama baik NTB di tingkat nasional.
“Melalui Porprov ini kita ingin melihat potensi terbaik yang dimiliki setiap daerah. Atlet yang menunjukkan prestasi dan konsistensi akan menjadi bagian dari proses pembinaan menuju PON 2028,” tambahnya.Sementara itu, technical meeting membahas berbagai aspek pelaksanaan pertandingan, mulai dari jadwal pertandingan, sistem kompetisi, pengundian nomor pertandingan, ketentuan penggunaan waktu, hingga tata tertib yang wajib dipatuhi seluruh peserta selama kompetisi berlangsung.
Suasana rapat berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Seluruh delegasi dari 10 kabupaten/kota aktif memberikan masukan serta menyepakati berbagai ketentuan teknis yang telah disusun panitia dan dewan wasit.Dengan selesainya technical meeting, seluruh kontingen diharapkan memiliki pemahaman yang sama terhadap aturan pertandingan sehingga pelaksanaan cabang olahraga catur pada Porprov NTB XII Tahun 2026 dapat berlangsung sukses, menghasilkan pertandingan yang berkualitas, serta melahirkan atlet-atlet terbaik sebagai bagian dari persiapan NTB menghadapi PON 2028. (Tim Lensa Pos NTB)






