Bangga jadi orang Bima, Bangga memiliki Sultan Muhammad Salahuddin Sang Pahlawan Nasional dari Tanah Mbojo

Lensa Pos NTB, Bima – Rasa bangga dan haru menyelimuti masyarakat Bima dan seluruh Nusa Tenggara Barat, setelah Sultan Muhammad Salahuddin, tokoh besar Kesultanan Bima, resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Penganugerahan gelar tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional, dan menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Bima yang selama ini memperjuangkan pengakuan atas jasa dan pengabdian sang Sultan bagi bangsa dan negara.

Dalam Keputusan Presiden yang dibacakan oleh Menteri Sekretaris Negara, disebutkan bahwa Sultan Muhammad Salahuddin dinilai berjasa luar biasa dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, menentang penjajahan Belanda, serta memimpin rakyat Bima dengan semangat nasionalisme tinggi di masa transisi menuju kemerdekaan.

Jejak Kepahlawanan Sultan Muhammad Salahuddin :

Sultan Muhammad Salahuddin merupakan Sultan Bima ke-16 yang memimpin sejak tahun 1915 hingga 1951.Di masa kepemimpinannya, beliau dikenal sebagai pemimpin yang visioner, religius, dan nasionalis. Sultan Salahuddin membuka ruang pendidikan bagi rakyatnya, memperjuangkan modernisasi pemerintahan kesultanan, dan menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh pergerakan nasional Indonesia.

Beliau juga sangat berperan dalam memperkuat hubungan diplomatik antara Kesultanan Bima dan pemerintah pusat setelah proklamasi kemerdekaan 1945, serta mendukung berdirinya pemerintahan Republik Indonesia di daerah.

Apresiasi dan Rasa Syukur Warga Bima

Kabar penganugerahan gelar Pahlawan Nasional ini disambut antusias oleh berbagai kalangan, baik di Kota maupun Kabupaten Bima.
Beragam ucapan syukur dan kebanggaan disampaikan oleh masyarakat melalui media sosial dan kegiatan doa bersama di sejumlah lokasi bersejarah.

Dengan ditetapkannya Sultan Muhammad Salahuddin sebagai Pahlawan Nasional, masyarakat Bima diharapkan semakin mencintai sejarah dan menghargai jasa para leluhur.
Pemerintah daerah pun berencana menjadikan momen ini sebagai agenda tahunan memperingati warisan budaya dan kepemimpinan Sultan Salahuddin, baik melalui seminar sejarah, kegiatan edukasi di sekolah, maupun festival kebudayaan daerah. (LP.NTB/01)

Pos terkait

banner 468x60