Lensa Pos NTB, Kota Bima – Wujud nyata toleransi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh PT Pelindo Cabang Bima bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bima dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bima melalui kegiatan penyaluran bantuan bagi umat Kristiani di Kota Bima, Kamis (15/01/2026).
Dalam kegiatan tersebut, PT Pelindo Cabang Bima menyalurkan 250 paket bantuan sembako kepada umat Kristiani yang merayakan Natal. Bantuan disalurkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi lintas lembaga yang inklusif serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Paket sembako diserahkan kepada jemaat di 7 gereja Kristen dan 1 gereja Katolik yang tersebar di Kota Bima. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat nilai kebersamaan, persaudaraan, serta harmoni antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat.
Perwakilan PT Pelindo Cabang Bima menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus upaya mempererat hubungan dengan seluruh elemen masyarakat tanpa memandang perbedaan agama, suku, maupun latar belakang.
Kepala Kemenag Kota Bima, H. Mansyur, S.Ag, mengapresiasi sinergi yang terbangun antara PT Pelindo dan FKUB. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan semangat moderasi beragama yang terus digaungkan Kementerian Agama, yakni membangun kehidupan beragama yang rukun, damai, dan saling menghormati.
Senada dengan itu, Ketua FKUB Kota Bima, H. Furqan Ar Roka, menegaskan bahwa aksi sosial lintas iman ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk saling membantu dan berbagi. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Para penerima bantuan menyambut kegiatan tersebut dengan rasa syukur dan haru. Mereka mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan, yang dinilai semakin memperkuat semangat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Kota Bima.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan solidaritas sosial semakin mengakar kuat serta menjadi inspirasi bagi berbagai pihak dalam menjaga dan merawat kerukunan antarumat beragama. (TIM)







