Kapolsek Rastim Turun Langsung, Pemuda yang Sempat Kabur Berhasil Ditemukan dan Dibujuk Secara Humanis

Kota Bima | Lensa Pos NTB – Kapolsek Rasanae Timur Polres Bima Kota, IPTU Kuntho Prakoso, SH bersama anggotanya menunjukkan respons cepat dan pendekatan humanis dalam menangani seorang pemuda yang sempat melarikan diri hingga ke kawasan perbukitan di Kelurahan Dodu, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, Sabtu (4/4/2026) dini hari.

Pemuda tersebut diketahui bernama Sopian (20), warga Desa Naru, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Ia dilaporkan melarikan diri dari kendaraan yang ditumpanginya bersama keluarga sekitar pukul 03.00 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelumnya Sopian bersama keluarganya berangkat menuju Pelabuhan Bima untuk mengantar salah satu anggota keluarga yang akan berangkat ke Makassar. Namun di tengah perjalanan, Sopian tiba-tiba keluar dari mobil dan sempat melarikan diri di sekitar Pasar Bima sebelum akhirnya berhasil diamankan kembali oleh pihak keluarga.

Karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, keluarga kemudian memutuskan untuk membawa Sopian kembali ke kampung halamannya di Kecamatan Sape. Namun saat dalam perjalanan pulang, tepatnya di jembatan wilayah Kelurahan Dodu, Sopian kembali nekat melompat keluar dari jendela mobil yang sedang berjalan dan melarikan diri ke perkampungan warga hingga ke arah perbukitan.

Upaya pencarian sempat dilakukan oleh keluarga dan warga sekitar. Sekitar pukul 03.30 WITA, Sopian sempat ditemukan, namun kembali melarikan diri karena keterbatasan jumlah orang yang melakukan pencarian saat itu. Pencarian kemudian dilanjutkan pada pagi hari dengan melibatkan personel Polsek Rasanae Timur Polres Bima Kota yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU Kuntho Prakoso, SH.

Berkat kerja sama antara aparat kepolisian, keluarga, dan warga, Sopian akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Dalam proses penanganannya, Kapolsek Rasanae Timur mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis bersama pihak keluarga.

Pendekatan tersebut membuahkan hasil, di mana Sopian akhirnya bersedia mengikuti ajakan untuk kembali bersama keluarganya tanpa adanya tindakan paksaan. Dari keterangan pihak keluarga, Sopian diduga mengalami gangguan kejiwaan sejak kembali dari Papua sekitar dua bulan lalu, setelah sebelumnya bekerja di wilayah tersebut selama kurang lebih satu tahun.

Pihak keluarga menyampaikan apresiasi atas kesigapan dan kepedulian jajaran Polsek Rasanae Timur yang telah membantu proses pencarian hingga penanganan secara baik dan humanis, sehingga situasi dapat kembali kondusif. (Tim Lensa Pos NTB)

Pos terkait

banner 468x60